Penyelidikan yang Berujung Manis

P

PADA Mei, masyarakat digegerkan dengan kasus pembunuhan terhadap seorang nenek di Jakarta Selatan. Petugas segera melakukan olah TKP. Pemeriksa an CCTV hingga identifikasi sidik jari oleh tim Inafis digeliatkan. Nah, penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan Subdit Resmob Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Meiro Jakarta Selatan berbuah manis.

Pelaku ditangkap petugas. Selama dua bulan berjalan, penyelidikan menghasilkan satu titik terang. Tiga orang dibekuk pihak kepolisian. Dari kasus tersebut, bisa diambil sebuah pelajaran. Kepolisian pasti segera mengendus para pelaku kejahatan, tetapi membutuhkan waktu, ladi, kita harus bersabar.

Semua anggota polisi akan bertugas secara profesional dan sesuai UU. Jika ketahuan tidak profesional, ada konsekuensi yang ditanggung sehingga tak perlu khawatir. Pembunuhan nenek 78 tahun itu terbilang cukup sadis. Mengenaskan. Karena itu, ketika meninggalkan rumah, pastikan kondisi anggota keluarga dalam keadaan baik.

Termasuk kondisi rumah. Misalnya. aliran listrik atau air, bahkan gas. Potensi kejahatan bisa menimpa siapa saja. Kitaliarus tetap mawas diri Kasus pembunuhan sang nenek terbongkar hingga siapa penadah barang hasil kejahatan tersebut. Pihak kepolisian menangkap dua penadah juga. Bukan hanya si eksekutot pembunuh sang nenek.

Setelah diinterogasi, ternyata pembunuh mengenal keluarga korban. Hubungan pelaku dengan korban adalah teman. Pelaku kejahatan tidak mengenal siapa pun. Kita harus tetap waspada. Kalau naik motor, tak boleh mengeluarkan fwndphone. Selain itu, jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan. Yang paling penting, simpan nomor pusat kepolisian.

(*)

About the author

By admin

Pos-pos Terbaru

Komentar Terbaru

Arsip

Kategori

Meta

admin